20 Agustus, 1998

“Alhamdulillah aku berkesempatan untuk tinggal di rumah si abang. Nama akrabnya memang cuma abang Jamal. Dari hari pertama aku sudah merasa nyaman untuk berbicara padanya. Berkeliling seharian di Jakarta itu merupakan pengalaman pertamaku untuk “berwisata”. Semoga dilain waktu aku bisa menikmati masa-masa seperti ini lagi.

Hari ini aku akan ikut kerja bakti di kampung abang Jamal. Meskipun sekarang aku masih tinggal di kampung, aku yakin suatu saat aku akan tinggal di rumah mewah dan dilayani oleh para pelayan. Ah, kenapa sih impianku belakangan ini terlalu tinggi? Berpikir sesuatu yang gak akan mungkin terjadi.

Tunggu, pasti ini terjadi!

Sudah dulu deh, kalo aku sudah selesai kerja bakti, aku akan lanjutkan dan semoga aku bisa dapat kamera setelah aku bisa mendapatkan banyak uang.”

Kerja bakti hari ini berjalan dengan lancar. Aku bertemu dengan orang-orang banyak di sekitar kampung. Mereka menyapaku dengan ramah-tamah. Aku pun juga.  Setelah itu aku balik ke rumah Bang Jamal. Dia sedang memasak makan siang.

Selama ini Bang Jamal tinggal sendiri dirumahnya. Orang tuanya sudah tiada dan kakaknya sudah berkeluarga. Sampai hari ini dia masih sendiri. Sayang, orang baik seperti dia belum ada siapa-siapa.

“Jadi, besok abang ngojek jam berapa?” Tanyaku sambil mengunyah makanan.

“Sekitar jam 6 pagi. Biasanya banyak orang berangkat kerja jam segituan. Kamu ikut aja. Ngapalin jalan lagi biar kamu cepet inget.” Balasnya.

“Iya, tapi mungkin aku mau kerja sambilan juga kayak jualan barang. Atau di warung…?”

“Boleh aja, kamu bisa bantu orang di warung dekat sini dan kebetulan dia juga punya rumah makan. Kamu bantu dia aja. Kasihan selama ini dia juga sendirian kerja nya.”

Setelah aku berpikir-pikir lagi, ternyata bekerja untuk hidup itu memakan waktu yang lama. Tapi aku yakin suatu saat aku akan tinggal di rumah mewah dan dilayani oleh para pelayan. Lagi-lagi aku mengucapkan kata-kata yang sama!

Aku akan berusaha untuk mencari peluang sebanyak-banyak. Apapun itu akan aku ambil. Aku percaya dengan pikiran positifku. Semangat!

Advertisements